Teropongtimeindonesia.com,BEKASI-Dalam rangka peresmian Ekowisata Mangrove Sungai Rindu yang pertama, dan hari jadi PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) ke-24, PT PJB UP Muara Tawar, lakukan baksos pengobatan bekam, dan tanam 1000 pohon mangrove di kawasan ekowisata mangrove Sungai Rindu. Senin (30/09/2019).
Yakup kepala desa Hurip Jaya, dalam sambutannya mengatakan, sangat berterimakasih sekali kepada PT PJB UP Muara Tawar dalam usianya yang pertama Ekowisata Mangrove Sungai Rindu, kami akan anggarkan akses jalan ke sungai rindu di tahun 2020 mendatang.
"Untuk mengangkat perekonomian masyarakat, kami akan memperbaiki jalan menuju sungai rindu, daerah sembilangan salah satu wilayah yang berpotensi menjadi wilayah ekowisata, "jelasnya.
Kami sangat mendukung penanaman mangrove untuk menunjang perekonomian di wilayah kampung sembilangan, desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan.
"Semoga pohon mangrove yang ditanam saat ini, tumbuh besar dan dapat menunjang perekonomian masyarakat sekitar, "ujarnya.
Lavi Rumandioko Ganeral Manager PT PJB UP Muara Tawar dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini untuk memperingati hari jadi PJB yang ke 24 tahun, sekaligus memperingati hari jadi Ekowisata Mangrove Sungai Rindu yang pertama.
"Dalam perhelatan hari jadi PJB dan hari jadi Ekowisata Mangrove Sungai Rindu Kampung Sembilangan, desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan juga di meriahkan dengan penampilan pentas seni, bakti sosial pengobatan bekam, dan santunan anak yatim piatu, "terangnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Deni Mulyadi Camat Babelan, Kompol Tata Irawan Kapolsek Babelan, Kapten Arh Nasip Setia Budi Danramil 04/Babelan Babelan, Kepala Desa Hurip Jaya Yakup beserta jajaran, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Hurip Jaya, jajaran pegawai PT PJB UP Muara Tawar, perwakilan PT Cikarang Listrindo Dita.(nurdin/maryanto)



Tidak ada komentar