Kapolrestabes yang membuka acara sekaligus menyampaikan pesan-pesan dari
Kapolri bagaiamana diharapkan masyarakat
menjaga kedamaian di masyarakat pasca pilkada yang baru saja berlalu dan
senantiasa berupaya mencegah penyebaran virus Covid-19 dengan selalu menjaga
kebersihan seperti mencuci cuci tangan, menghindari berinteraksi dengan banyak
orang apalagi dalam menjelang Natal dan tahun baru, Witnu menghimbau agar masyarakat
membatasi diri keluar rumah, jangan membuat acara-acara atau kegiatan-kegiatan
lainnya yang menimbulkan kerumunan.
Kemudian KH Said Samad dan Ust Abdul Rahman juga menyampaikan paparannya
setelah ust Dg Lau, KH Said Samad mengharapkan agar dalam masa pandemi ini Masjid-masjid
tetap diizinkan terbuka dan jamaah tetap sholat di Masjid karena Masjid adalah
rumah Allah, siapa yang ke Masjid berarti dalam perlindungan Allah. Said Samad
juga mengkritisi penanganan kasus kematian 6 orang anggota FPI, Said Samad mengutip
ayat Al-Qur’an (Al-Maidah: 32) : Barangsiapa
yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain,
atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah
membunuh manusia seluruhnya”. Untuk itu lanjut samad pemerintah perlu membentik
tim indevenden untuk menyelesaikan permasalahan penembakan tersebut.
Sementara itu ust Abdul Rahman juga
menyampaikan hal yang senada dengan apa yang disampaikan Ust Dg Lau, Ust Abdul Rahman
mengharapkan agar penaganan kasus terbunuhnya 6 orang anggota FPI tersebut
dilakukan dengan transparan, jangan ada yang ditutupi dan hendaknya polisi
menjaga kepercayaan masyarakat. setelah
Ust Abdul Rahman menyampaikan pemaparannya dilanjutkan dengan pemaparan dari Ust Zul dan LP3m yang intinya
serupa dengan apa yang disampaikan oleh Ust Dg Lau,Ust Said dan Ust Abdul
Rahman.





Tidak ada komentar