Berita Daerah Jakarta Kesehatan

Dinas KPKP DKI Jaya Rutinkan Monitoring Tahu dan Tempe di Pasaran

Januari 08, 2021
0 Komentar
Beranda
Berita Daerah
Jakarta
Kesehatan
Dinas KPKP DKI Jaya Rutinkan Monitoring Tahu dan Tempe di Pasaran

Teropongtimeindonesia.online-Jakarta-Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta akan terus meruntinkan pemantauan ketersediaan pasokan tahu dan tempe di pasaran.

                                                                     Tahu di Pasar Senen

Langkah tersebut dilakukan sebagai respon cepat pemerintah dalam menyikapi gejolak harga kedelai yang berimbas pada kenaikan harga tahu dan tempe di Ibu Kota.

"Harapan kita tahu dan tempe di DKI Jakarta tersedia dengan harga yang terjangkau," ujar Suharini Eliawati, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Jumat (8/1).

Eli menuturkan, di Provinsi DKI Jakarta sendiri tercatat jumlah pengrajin kedelai ada 5.274 orang. Sementara kebutuhan kedelai untuk wilayah ini per bulannya sekitar 5.000-6.000 ton.

"Harga normal Rp 9.200 hingga 9.500 per kilogram. Seddangkan harga OP Rp 8.500 per kilogram," ungkapnya.

Menurut Eli, pihaknya akan terus bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta untuk merutinkan pemantauan ketersediaan tahu dan tempe di pasaran, baik pasar tradisional maupun pasar modern.

"Kami juga akan terus berkoordinasi dengan Badan Ketahanan Pangan dari Kementerian Pertanian (Kementan) agar kebutuhan kedelai tercukupi," tandasnya.

Tidak ada komentar