Berita Daerah Headline Hukrim Peristiwa Sorotan

Diduga Terjadi Pelanggaran Lingkungan, Insiden Kecelakaan Kapal di Lidik Polisi

Januari 30, 2020
0 Komentar
Beranda
Berita Daerah
Headline
Hukrim
Peristiwa
Sorotan
Diduga Terjadi Pelanggaran Lingkungan, Insiden Kecelakaan Kapal di Lidik Polisi

Morowali,Teropongtimeindonesia.com - Kecelakaan kapal tongkang TB Marina 14 di perairan laut Pulau Stagal di desa Bungintende Kecamatan Bungku Selatan pada Selasa, 21 Januari 2020, saat ini sedang dilakukan penangan pihak Kepolisian Resort (Polres) Morowali dalam bentuk penyelidikan.

Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bungku Selatan, IPTU Budi Prasetyo saat dikonfirmasi via pesan WatssApp, Senin (27/1/2020). "Wlkmslm bang, baru lidik dan kami masih koordinasi dng kasat reskrim polres," tulis IPTU. Budi Prasetyo membalas konfirmasi wartawan media ini.

Menurut Kapolsek Bungku Selatan, IPTU. Budi Prasetyo, insiden kecelakaan kapal TB Marina terjadi saat sedang melakukan aktivitas penarikan sebuah pontonton yang memuat tanah ore nikel dari Bososi di Konawe Utara tujuan PT. PT. IMIP di Bahodopi.

Akibat cuaca buruk, sehingga pihak kapal memutar haluan mencari pulau terdekat, yaitu pulau Stagal diperairan wilayah desa Bungintende Kecamatan Bungku Selatan yang berbatasan dengan perairan Kecamatan Menui Kepulauan Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah untuk berlindung. Dan kapal tersebut, berakhir karam.

Mendapat informasih adanya kapal yang karam, pihak Polsek Bungku Selatan langsung turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada, Sabtu 25 Januari 2020. "Kita berangkat olah TKP hari Sabtu, selama tiga jam perjalanan dari Lafeu," ungkap Kapolsek Budi Prasetyo.

Diakuinya, pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait pelanggaran lingkuangan hidup, atas kejadian tersebut. Akibat tumpahan ore nikel ke laut, diduga terjadi tindak pidana dibidang lingkungan hidup, berupa pencemaran laut. Akan tetapi terkait penyelidikan itu, pihak kepolisian tetap berkoordinasi dengan pihak Syahbandar.

"Korban jiwa NIHIL. Kemarin rencana kita mau bawa ke polsek Nahkodanya. Namun melihat situasi tidak memungkinkan apabila tugboat di bawa, sehingga kami lakukan pemeriksaan manual dng wawancara gunakan video baru kami tuangkan di berita acara," ungkap Kapolsek Bungku Selatan.(Wardi)

Tidak ada komentar