TeropongtimeIndonesia,Cikampek -Tol Jakarta-Cikampek terpantau padat dalam hari pertama larangan mudik berlaku pada Kamis (6/5). Kepadatan mulai terjadi di Km 25 sampai Cikarang Barat Km 31 pukul 02.13 WIB.
Jasa Marga melaporkan, kepadatan terjadi akibat adanya penyekatan kendaraan. Sementara arah sebaliknya yakni menuju Cawang, dilaporkan lancar tanpa adanya kepadatan.
"Di sekitar Km 31 ada penyekatan kendaraan dengan petugas jadi menimbulkan antrean. Selepas Km 31 lancar," kata petugas call center Jasa Marga Nugroho saat dikonfirmasi.
Selain di arah Cibitung, Jasa Marga melaporkan kepadatan juga terjadi di Karawang Barat Km 41 arah Jakarta.
"Setelah Km 41 ini ada kepadatan akibat kendaraan mogok di bahu luar dan masih dalam pelacakan," ucap Nugroho.
Sejak pukul 00.00 WIB, larangan mudik mulai diterapkan serentak di seluruh Indonesia.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo menggelar apel pasukan pengamanan Operasi Ketupat 2021 di Gerbang Tol Cikarang Barat.
Pukul 01.18 WIB, terlihat Sambodo dan jajaran memeriksa dokumen dan surat kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikarang Barat. Tapi belum diketahui apakah ada kendaraan yang diputar balik karena melanggar aturan larangan mudik ini.
Kebijakan larangan mudik akan diterapkan hingga 17 Mei mendatang demi menekan penularan COVID-19. Hal ini diatur dalam Surat Edaran Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 13 Tahun 2021.
Bagi warga yang masih nekat mudik, mereka akan diberi sanksi diputar balik hingga dikenai sanksi lain yang berlaku. Salah satunya pidana atau denda bagi travel gelap yang bisa dikenakan Pasal 303 UU LLAJ.
(Intan)

Tidak ada komentar