Teropongtimeindonesia-Jakarta-Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan berkolaborasi dengan Baznas (Bazis) setempat menyerahkan santunan kepada 1.000 yatim piatu dan dhuafa dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah.
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, pelaksanaan santunan yang bertepatan dengan 10 Muharram atau dikenal sebagai Lebaran anak yatim ini menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan bagi masa depan anak-anak penerima manfaat.
"Tujuan kita tentunya seluruh anak-anak ini mendapatkan keberkahan dan menjadi anak-anak yang sukses di masa depan dalam memimpin bangsa dan negara ini," ujarnya, di Aula Masjid Darul Jannah, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (25/6).
Syafrin menjelaskan, santunan diberikan secara nontunai melalui Bank Jakarta Syariah. Setiap penerima memperoleh buku tabungan dan kartu ATM sebagai sarana penyaluran bantuan yang lebih aman serta transparan.
Menurutnya, sistem penyaluran nontunai tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak penerima santunan, termasuk kebutuhan pendidikan menjelang tahun ajaran baru.
"Santunannya kita langsung berikan melalui buku tabungan beserta kartu ATM-nya. Sehingga, kita harapkan untuk transaksi nontunai dapat meminimalisir penyalahgunaan," terangnya.
Koordinator Baznas (Bazis) Jakarta Selatan, Ahmad Kahpi menuturkan, kegiatan santunan Muharram merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial untuk membantu meringankan beban masyarakat.
Ia menambahkan, program tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memastikan yatim piatu memperoleh perhatian, kasih sayang, dan dukungan yang memadai agar dapat tumbuh dan belajar dengan baik.
"Untuk nominal santunannya sebesar Rp 1 juta dan penyalurannya melalui Bank Jakarta Syariah. Semua penerima bantuan santunan dibuatkan buku tabungan Bank Jakarta Syariah," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu orang tua penerima santunan, Yeti Anggraeni, mengaku bantuan tersebut sangat membantu, terutama di tengah kebutuhan perlengkapan sekolah yang harus dipenuhi menjelang tahun ajaran baru.
"Kami berharap agar kegiatan ini konsisten dilakukan. Apalagi, tahun ini sudah pakai buku tabungan, tentunya lebih baik," tandasnya.

Tidak ada komentar