Berita Daerah Budaya Gowa komunikasi Sulsel

Bangkit Dan Bangun Kembali Kedaulatan Di Kerajaan Bajeng Dalam Perspektif Sejarah Flashback 1500-1826 Masehi

Oktober 23, 2026
0 Komentar
Beranda
Berita Daerah
Budaya
Gowa
komunikasi
Sulsel
Bangkit Dan Bangun Kembali Kedaulatan Di Kerajaan Bajeng Dalam Perspektif Sejarah Flashback 1500-1826 Masehi

Teropongtimeindonesia
-Sungguminasa, Dalam diskusi non formal di mulai dari Warkop Daeng Gala dan Warkop Cek Point Sungguminasa awalnya janjian dengan Ustadz Rusman,S Hi Daeng Naba Cicit Dari Dampang Pattingalloang,.awak media bertemu secara spontanitas dengan salah satu anak cucu Anrong Guru Tamacinna yakni Ibrahim Maluddin Daeng Naba yang lebih di kenal dengan Om Bram, beliau juga aktivis Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara BAPAN Gowa,. Adapun poin-poin penting ide-ide dan harapannya untuk Lembaga Adat Kerajaan Bajeng LAKB sebagai berikut :
Bahwa kita di Gowa terkhusus di Bajeng sebagai bentuk kepedulian terkait sejarah di Bajeng saat ini, tata kelola suatu organisasi budaya yang kini dan harus kita yakini dalam kebersamaan mulai dari Balla Lompoa di Bajeng untuk di benahi demi memperkuat nilai sejarah kita di Bajeng dan pertahankan martabak kebesarannya.


Yang terpenting sebagai cagar budaya yang selalu di kenan dan di besarkan supaya Bungung Barania serta dengan ini meminta kepada pemerintah kabupaten Gowa agar kiranya membuat pintu gerbang jalan masuk di Bungung  Barania supaya kelihatan dengan jelas ini adalah Situs Sejarah,Bungung Barania di buat oleh Karaeng Loe Ri pada tahun 1504 M bersama dengan para pengawalnya, tertata dengan baik sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan kepada leluhur kita di Kerajaan Bajeng, sebagai pintu masuk ajaran agama Islam di Sulawesi Selatan dengan tokoh utamanya Syekh Abdurrahman I Baso Daeng Pabeta Karaeng Loe Ri Bajeng (1500-1530 M). 

Sebagai basis utama para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, tercatat dalam sejarah bahwa di Bajeng pada tanggal 14 Agustus 1945 bendera merah putih sudah di kibarkan di depan Balla Lompoa Limbung.
(Generasi 1800 di Pelopori oleh Taraweh Daeng Limpo dan kawan-kawan, I Tolok Daeng Magassing Si Pitung Dari Tanah Mangkasara' dan kawan-kawan dan Generasi 1900 di Pelopori oleh Nuhung Daeng Bani,. Pattola Daeng Bali dan kawan-kawan)

Sebagai putra asli Bajeng apa yang di harapkan dengan terbentuknya kembali Kerajaan Bajeng lewat Lembaga Adat Kerajaan Bajeng LAKB pada hari Sabtu tanggal 9 Desember 2023, serta pemberian anugerah gelar Karaeng kepada 37 Anrong Tau dan pengurus LAKB 🙏 

Saya sangat apresiasi kembalinya Kerajaan Bajeng dan satu hal sebagai simbol cahaya terang untuk menjadi suatu kebanggaan dan juga kedaulatan besar Kerajaan Bajeng. peristiwa yang lampau kita kenan kembali dengan semangat dan tekad agar Kerajaan Bajeng di jiwai para penerus dalam bentuk kebersamaan agar Kerajaan Bajeng jangan di anggap kecil karena Kerajaan Bajeng di dalamnya banyak terdapat para pejuang yang di takuti dan di segani oleh kaum imperialis (Penjajah)

Terus apa yang menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua terhadap pihak-pihak yang ingin 
 melakukan upaya pengaburan sejarah dan endingnya mereka menganggap dirinya sebagai pewaris Kerajaan Bajeng padahal mereka hanya Titipan 🙏

Kita sebagai penerus anak bangsa dengan dasar bentuk Kerajaan Bajeng, melestarikan dan menjunjung tinggi kedaulatan Kerajaan Bajeng karena kita ini hanya pewaris dengan bahasa Sipakatau saling mengingatkan bahwa Kerajaan Bajeng adalah milik kita dan menjaganya dengan besar hati dengan semangat juang 45

Apa yang menjadi harapan terbesar untuk 37 Anrong Tau Khususnya Anrong Guru Tamacinna untuk peran sertanya Poterangi Adaka Mange Ri Simemangnganna,. membumikan kembali semangat Islam di tengah masyarakat khususnya bekas wilayah Kerajaan Bajeng 🙏

Dari 37 Anrong Tau di Kerajaan Bajeng untuk bangkit dan membangun kedaulatan terbesar supaya Kerajaan Bajeng bisa berdiri, bangkit kuat dan kokoh seperti di masa-masa yang lalu

"Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah di berikan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
QS Al-Anfal 8 : 53

Kuntungku laklasak tembang 
Jappo lure ri karanjeng
Talangkanaya 
Laklesse ri kanatojeng 
I Tolok Daeng Magassing 
@Ahmadtenreng

Tidak ada komentar