Beranda
Berita Daerah
Berita Nasional
Berita Terkini
Berita Utama
Headline
Hukrim
Peristiwa
Topik Pilihan
Pelaku Pengeroyokan Yang Mengakibatkan Satu Korbang Tewas di Jeneponto Sulsel di Ringkus Tim Pegasus


JENEPONTO,Teropongtimeindonesia.com - Pelaku Pembunuhan di Perkampungan Batu - Batua, Desa Datara, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, berhasil diringkus oleh kepolisian Polres Jeneponto, SulSel.

Penangkapan pelaku, dipimpin langsung oleh Tim Penanganan khusus (Pegasus) Polres Jeneponto, Aipda Abdul Rasyad pada Selasa (05/11/2019) sekira pukul 19:30 Wita.

Menurut Kasubag Humas, AKP Syahrul, terduga pelaku itu diketahui bernama Rani (32) warga kampung Batu Batua, Desa Datara, Kecamatan. Bontoramba, Jeneponto. Sedangkan korban bernama, Ambo Dg Mangka (38) meninggal dunia, dan orang tua korban sendiri bermana, Mantaria Dg Nuntung (70) yang masih kristis di rumah sakit Lanto Dg Pasewang Jeneponto, warga Barayya, Desa Barayya, Kecamatan Bontoramba.

"Pelaku tersebut diamankan dengan dasar, LP/B/366/XI/ 2019/SPKT/SulSel/Res Jeneponto," sebut Syahrul, Rabu (06/11/2019).

Syahru menjelaskan, sebelum kejadian pada 04 November kemarin, pelaku (Rani) mengambil kuda yang dia lepas diatas Gunung Datara. Namun saat tiba di gunung kuda miliknya berdekatan dengan kuda milik korban, (Almarhum).

Pada saat itu juga korban (Almarhum) melihat pelaku dan menuduh ingin mencuri kuda miliknya sehingga terjadi perdebatan. Kemudian korban menelpon orang tuanya bernama Dg Nuntung dan untuk menyelesaikan permasalahan ini di rumah Pa Dusun.

"Dari pengakuan pelaku (Rani) ia sempat dianiaya oleh Dg Nuntung dan anaknya (Almarhum)," ucap Syahrul menirunya.

Namun, setiba di rumah pak dusun terjadi kembali perdebatan sehingga warga berdatangan di TKP karena merasa penasaran.

"Begitu pelaku melihat banyak masyarakat serta keluarganya dia merasa berani kemudian melempari batu ke korban, dan korban melawan dengan cara memarangi lengan pelaku sehingga masyarakat yang ada di TKP ikut membantu pelempar batu secara membrutal," jelasnya.

Lebih lanjut Syahrul katakan setelah mengumpulkan pulbaket anggota langsung bergerak ke rumah terduga pelaku dan berhasil diamankan tanpa perlawanan. 

"Saat diintrogasi pelaku mengakui perbuatanya melempar batu ke korban tapi tidak kena, sehingga korban melawan dan menebas lengan pelaku sehingga memancing emosi warga dan keluarga pelaku," terang Syahrul.(*)

Tidak ada komentar