Kejadian tersebut bermula saat Habib Rizieq bersama
keluarganya hendak menuju acara pengajian subuh yang digelar khusus keluarga
inti pada Senin dini hari, saat itu
habib Rizieq berangkat bersama keluarga termasuk dengan cucu yang masih balita dengan
pengawalan dari anggota FPI, habibi Rizieq selama ini setiap dalam perjalanan
selalu dikawal mengingat sudah berulangkali Habib Rizieq mendapat ancaman
pembunuhan jauh sebelum kejadian ini terjadi, dan pernyataan adanya ancaman
pembunuhan ini sudah viral di medsos disampaikan oleh Habib Rizieq.
Para penghadang tersebut mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal
keluarga, Shabri mengatakan orang-orang yang mengadang rombongan itu melakukan
penembakan dan penculikan terhadap satu mobil yang berisi enam orang laskar.
Sampai saat ini, kata dia, mereka yang diculik tersebut tak diketahui keberadaannya.
Rilis
Kapolda Metro Jaya :
Sebelumnya, Kepala
Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran mengumumkan polisi
menembak mati enam anggota FPI. Dia menjelaskan, insiden itu berawal saat
polisi melakukan pengintaian terhadap mereka pada Senin dinihari tadi, sekitar
pukul 00.30.Menurutnya, massa menyerang petugas yang sedang melakukan
penyelidikan terkait rencana pemeriksaan Rizieq pada hari senin.
Menurut aktivis HAM, Andi Amien Assegaf bila disimak
pernyataan Kapolda tersebut sungguh tidak masuk akal bila yang menjadi alasan
pengintaian tersebut dikaitkan dengan rencana pemeriksaan Habib Rizieq yang
ditakutkan akan adanya pengerahan massa, alasannya :
1. 1.Logikanya kalau hanya alasan akan adanya pengerahan massa pada saat pemeriksaan Habib Rizieq kenapa membututi sejak malam hari bukannya pemeriksaan nanti berlangsung esok harinya, bisa pagi atau siang apalagi ini lokasinya di km 50 tol Cikampek yang arah ke Bandung, bukan wilayah Jakarta, bukan wilayah tugas Polda Metro Jaya.
2.Kalau Polda Metro Jaya mau melakukan penyelidikan terkait dugaan pengerahan massa pada pemeriksaan Habib Rizieq pada hari Senin seharusnya dilakukan di Petamburan karena Petamburan jelas tidak terlalu jauh dari Polda Metro Jaya, kenapa menyelidiki orang yang berlokasi jauh dan tidak berada dalam wilayah di Jakarta dan iring-iringan yang menyertainya juga tidak terlalu banyak.
3.
3.Berdasarkan
lubang Proyektil yang ada pada kaca mobil korban sangat jelas kalau pelaku menembak dari depan kepada korban, karna
lubang yang ditinggalkan berada pada kaca depan mobil korban jadi kalau
alasannya baku tembak itu tidak masuk akal.
4.
4.Apabila
disimak juga kasus posisi kejadian tersebut kuat dugaan sudah diskenario penyerangan
tersebut karena rombongan Habib Rizieq sudah dibuntuti, kalau alasan
penyelidikan juga kan cukup dari jauh saja memantaunya bukan dengan jarak dekat
seperti itu.



Tidak ada komentar