Teropongtimeindonesia-Jakarta-Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta membuka layanan kesehatan bagi ribuan buruh yang hadir memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5).
Kepala Unit Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Sulung Mulia Putra menyampaikan, total terdapat 25 mobil ambulans yang dikerahkan, terdiri dari 15 unit mobil milik PK3D serta 10 mobil milik RSUD dan puskesmas.
Selain itu, sebanyak 70 petugas medis juga telah disiagakan, terdiri dari 10 dokter umum, 50 perawat, dan 10 pengemudi. Sulung menyampaikan, hingga pukul 09.00 WIB pagi tadi, tercatat sebanyak 63 orang telah mendapatkan layanan medis di posko kesehatan yang tersebar di berbagai titik di kawasan Monas.
“Kalau yang ditangani lumayan banyak. Per jam 09.00 saja sudah 63 orang yang ditangani,” ujar Sulung.
Bahkan sekitar 10 persen dari pengunjung yang ditangani, mendapatkan rujukan pemeriksaan lebih lanjut ke RSUD Tarakan. Menurut Sulung, sebagian besar pasien mengeluhkan gangguan kesehatan yang dipicu oleh cuaca panas ekstrem serta kelelahan akibat perjalanan jauh.
Selain itu, mereka juga mengeluhkan masalah lambung, darah tinggi, penyakit jantung, dan penyakit bawaan lainnya.
“Beberapa juga ya ada yang akibat panas, heatstroke, juga beberapa keluhan jantung. Jadi keluhan lambung, jantung, dengan penyakit akibat panas itu yang mayoritas,” jelasnya.
Sulung menyampaikan, layanan posko kesehatan ini akan dibuka hingga acara peringatan Hari Buruh selesai digelar pada sore hari ini.
Total terdapat 26 tenda medis yang disiagakan di berbagai titik strategis di area Monas. Posko layanan kesehatan tersebut merupakan fasilitas gabungan milik Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta, Biddokkes Polda Metro Jaya, serta Kesdam Jaya Jayakarta.
Sulung pun mengimbau peserta peringatan Hari Buruh Internasional yang berasal dari berbagai daerah agar memperhatikan kondisi kesehatan mereka, mengingat cuaca panas yang menyengat. Ia juga mengingatkan para peserta agar mengonsumsi makan dan minum yang disediakan serta mencari lokasi yang teduh untuk menghindari sengatan panas.
“Jadi memang kita layanan kesehatannya menyeluruh, mulai dari yang sakit ringan sampai yang membutuhkan rujukan,” tandas Sulung.

Tidak ada komentar