Beranda
Berita Nasional
Budaya
Jakarta
Kegiatan Pemerintahan
pembangunan
Pendidikan
seni
Semangat Wiyono Meraih Mimpi di Dunia Perfilman


Teropongtimeindonesia
-Jakarta-Keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya dan mengembangkan diri bagi Wiyono Ansil, penyandang disabilitas daksa yang mengikuti pelatihan Multimedia di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Pusat sejak awal Mei 2026.

Pemuda berusia 40 tahun, yang kehilangan kaki kanan akibat kecelakaan kereta api saat usia remaja, tetap semangat menjalnai hidup mandiri dengan berwirausaha dan terlibat aktif di komunitas perfilman. 

Berbekal semangat yang membara, Wiyono tertarik mendaftar mengikuti pelatihan di kejuruan multimedia setelah melihat informasi melalui media sosial PPKD Jakarta Pusat. 

"Jujur, awalnya saya ikut pelatihan untuk belajar mengedit, tapi ternyata di luar ekspektasi. Banyak ilmu yang dipelajari di antaranya membuat shot list, storyboard, kameraman, program podcast dan sebagainya," beber Wiyono saat berbincang dengan beritajakarta, Rabu (3/6). 

Ia menuturkan, motivasi mengikuti pelatihan multimedia di PPKD Jakarta Pusat untuk lebih berkontribusi dalam komunitas penyandang disabilitas. 

"Saya selama ini aktif terlibat di komunitas Disabilitas Film Making yang membuat video album dan lagu religi yang kekurangan tenaga editor," ungkapnya. 

Usai mengikuti pelatihan multimedia di PPKD Jakpus, Wiyono memiliki mimpi besar memproduksi film seputar disabilitas yang mencintai kehidupan. 

"Film ini ingin memperlihatkan bahwa penyandang disabilitas juga memiliki daya saing dan juang, dan kreativitas yang tinggi," tukasnya. 

Ia berpesan kepada rekannya penyandang disabilitas, agar semangat berjuang menapaki hidup tanpa berharap iba atau belas kasihan kepada orang lain.

"Kita juga memiliki daya juang, semangat, dan kreatif. Tunjukkan pada dunia bahwa kita mampu, kita bisa! Selalu semangat dan tetap berjuang. Menyerah bukan pilihan!" tuturnya. 

Sementara Kepala PPKD Jakarta Pusat, E. Suzukiana menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan akses pelatihan keterampilan bagi semua orang termasuk penyandang disabilitas. 

"Kami mengalokasikan kuota lima persen bagi penyandang disabilitas mengikuti pelatihan dengan berbagai kejuruan. Kami beserta peserta akan siap membantu maksimal," tegasnya. 

Ia juga mengajak penyandang disabilitas di Jakarta agar tidak ragu mendaftarkan diri dan memanfaatkan berbagai program pelatihan keterampilan yang digelar di PPKD Jakarta Pusat. 

"Insyaallah, setelah mengikuti pelatihan di PPKD, penyandang disabilitas menjadi lebih baik, mengupgrade diri dengan mempunyai skill kemampuan," tandasnya.  

Tidak ada komentar