Beranda
aceh
Berita Nasional
Kegiatan Pemerintahan
komunikasi
pembangunan
BPJN Aceh bangun fondasi "bored pile" cegah jalan Gayo Lues longsor


Teropngtimeindonesia-Gayo Lues, Aceh
 — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melakukan langkah penguatan struktur jalan di Kabupaten Gayo Lues dengan membangun fondasi jenis bored pile. Pekerjaan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah kembali terjadinya longsor pada lereng sungai akibat curah hujan tinggi.

Pembangunan fondasi bored pile itu berada di Desa Singah Mulo, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Struktur fondasi ditanam hingga kedalaman mencapai 15,5 meter dan dikerjakan pada 104 titik.

Fondasi bored pile merupakan salah satu metode konstruksi yang digunakan untuk memperkuat tanah dan menjaga kestabilan struktur di kawasan yang memiliki kondisi tanah atau lereng rawan bergerak. Pemasangan fondasi secara dalam diharapkan mampu memberikan daya dukung yang lebih kuat terhadap kawasan sekitar badan jalan.

Langkah BPJN Aceh ini menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan keberlanjutan konektivitas jalan di wilayah Gayo Lues, terutama mengingat kawasan tersebut memiliki medan yang berbukit serta berpotensi mengalami longsor ketika curah hujan tinggi.

Sebelumnya, sejumlah ruas jalan di wilayah Gayo Lues dan jalur penghubung menuju Aceh Tenggara memang sempat terdampak longsor. Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Aceh juga telah melakukan penanganan darurat dengan mengerahkan personel dan alat berat untuk menjaga akses masyarakat tetap terbuka.

Selain pembangunan bored pile, BPJN Aceh juga melakukan langkah pengamanan di titik rawan lainnya. Di Desa Penomon Jaya, Kecamatan Rikit Gaib, misalnya, BPJN membangun dinding penahan menggunakan buis beton sepanjang sekitar 175 meter untuk mengantisipasi longsor yang dapat merusak badan jalan.

Pembangunan infrastruktur pengaman tersebut diharapkan tidak hanya menangani dampak longsor, tetapi juga memperkuat ketahanan jalan nasional menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Dengan penguatan lereng dan fondasi, keselamatan pengguna jalan serta kelancaran mobilitas masyarakat Gayo Lues diharapkan semakin terjamin.

Upaya tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada pemulihan setelah bencana, tetapi juga pada pencegahan dan mitigasi risiko bencana di masa mendatang.

Tidak ada komentar