Kendari, Teropongtimeindonesia.com - Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Komando Distrik Militer (Kodim) 1413 Buton kembali dilaksanakan. Kali ini, TMMD ke 106 tersebut dipusatkan di Kelurahan Masiri dan Kelurahan Majapahit, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan (Busel). Bakti sosial dari TNI yang sudah berlangsung sekira 10 hari itu hadir dan fokus membangun infrastruktur masyarakat.
Dalam pelaksanaan, ada tiga infrastruktur yang dibangun dalam program TMMD Kodim 1413 Buton. Yaitu pembangunan ruas jalan, membangun masjid dan membangun balai pertemuan. Seluruhnya dikerjakan oleh anggota TNI dengan dibantu masyarakat setempat.
Pelaksanaan TMMD ke 106 Kodim 1413 Buton mendapat pengawasan dari tim evaluasi Markas Besar (Mabes) TNI. Tim evaluasi telah hadir langsung di Busel melakukan pemantauan penyelenggaraan kegiatan TMMD di lapangan pada Kamis (10/10). Dua kelurahan yang menjadi titik pembangunan dikujungi. Semua itu untuk memastikan progres pembangunan berjalan baik dan lancar.
“Kita hadir di sini (Busel,red) untuk melihat realisasi pelaksanaan TMMD. Di Kodim 1413 Buton menunjukan progres yang baik. Kita berharap sisa waktu yang ada bisa dimanfaatkan melakukan pengerjaan. Sehingga sampai dengan penutupan nanti, semua sudah tuntas,” kata Ketua Tim Pengawas dan Evaluasi TMMD, Mayor Jenderal (Mayjen) Agus Suhardi saat dikonfirmasi disela-sela memantau pembangunan Masjid, kemarin.
Staf Ahli Kasat Mabes TNI Angkatan Darat itu TMMD hadir untuk membantu mengsejahterakan masyarakat. Dimana kebutuhan masyarakat diakomodasi oleh Pemerintah Daerah dan pelaksanaanya dijalankan secara bersama-sama. “Jadi TMMD ini membantu tugas Pemda. Tetapi dalam realisasinya bukan hanya tentara yang kerjakan, tetapi bersama masyarakat,” ucapnya.
“Jadi semua ini juga menjadi media untuk kita menjaga dan tetap menghidupkan marwah masyarakat Bangsa Indonesia yaitu, gotong royong. Dan di Busel, saya melihat marwah itu masih terjaga dengan baik. Semua itu terlihat dari antusias masyarakat dalam bergotong royong bersama TNI,” sambung jenderal dua bintang itu.
Ia menambahkan segala pembangunan yang dilakukan melalui program TMMD diharapkan dapat membawa manfaat dan membantu masyarakat. “Semoga dengan akses jalan yang sementara dikerjakan bisa memberi dampak positif bagi masyarakat. Begitu pula dengan balai pertemuan dan Masjid. Semoga rumah ibadah yang kita bangun bisa kita muliakan bersama,” tandasnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1413 Buton, Letnan Kolonel (Letkol) Infantri Arif Kurniawan menuturkan pekerjaan fisik yang dilakukan masing-masing menujukan progres yang baik. Pengerjaan jalan sekira 930 meter di Kelurahan Majapahit yang menghubungkan SMAN 2 Batauga dan SMP 3 Batauga sudah sampai 17 persen. Realisasi fisik balai pertemuan Kelurahan ukuran 7,8×10,2 meter sudah 28 persen. Kemudian pembangunan Masjid dua lantai ukuran 10×18 meter sudah mencapai 40 persen. “Total bantuan anggaran dari Pemda Busel Rp 1,4 milair,” ungkapnya.
Asisten I Setda Busel, Muslim T mengungkapkan Pemda Busel sangat mengapresiasi langkah Kodim 1413 Butom yang memilih Batauga sebagai tempat pelaksanaan TMMD. Pihaknya mendukung penuh segala program dan kegiatan TMMD di Bussel. “Kami ucapkan terimaksi kepada TNI atas program pembangunan yang dilakukan di Busel,” singaktnya.
Di tempat yang sama, Kepala Lurah Majapahit, Nasra mengungkapkan masyarakat sangat berterimakasi atas kehadiran TMMD di wilayahnya. Alasanya, melalui TMMD pembangunan infrastruktur jalan dari jalan tani kini sudah dilakukan pengerasan. “Masyarakat sangat bersyukur sekali. Tadinya di wilayah ini hanya satu rumah, tapi karena sudah ada akses jalan maka sekarang banyak warga yang mau membangun rumah,” tutupnya sembari berucap tanah yang dilalui jalan tersebut telah dihibahkan oleh masyarakat. (Ji)
Tidak ada komentar