TERKAIT PELAYANANAN AIR MINUM PDAM TIRTA DHARMA KOTA DOBO YANG DI ELUHKAN WARGA, PDAM BUTUH ANGGARAN 20 M
Andri direktur PDAM tirta dharma
Kab.Kepuluan Aru,Teropongtimeindonesia.com - Terkait keluhan warga yang mengeluhkan pelayanan perusahaan air minun yang diproduksi oleh PDAM tirta dharma sebagai usaha daerah yang di miliki oleh pemerintahan daerah kabupaten Aru
Pasalnya, warga menduga pelanggar hak atas konsumen ( pasal 4 uu no 8 tahun 1999 tentang konsumen ) menyampaikan keluhan dan kekecewaannya terhadap hasil produksi air minum dari Tirta Dharma dengan hasilnya terlihat tidak jernih/ keruh dan hasilnya tidak layak diminum/ dikomsumsi dan disamping hanya perdistribusiannya hanya waktu malam saja aktipnya hal disampaikannya pada poskotanet
Salah seorang warga mengaku pernah juga untuk klaripikasi kondisi itu ke pihak PDAM Tirta Dharma tapi belum berhasil ditanggapi
Hal senada juga disampaikan Jimmi RT 03 selaku Rt mengatakan" kekecewaanya 2 sampai 3 hari dalam seminggu kerap terjadi di wilayah Dok sampai pasar timur air hanya mengalir hanya pada malam hari dan menetes dengan durasi kecil sekari ( ibarat kencing) dan terasa asin kadang berwarna agak coklat susu seolah terkontaminasi lumpur pada musim hujan dan warga berharap air datangnya pagi hari memenuhi kebutuhan air bagi
warga" katanya lagi berharap adanya perubahan
Dari informasi diatas pihak olnews indonesia pada selasa (25/02/20) berhasil mengadakan kompirmasi pada direktur PDAM kota Dobo, dijelas kan oleh direktur PDAM Tirta Dharma ANDRI, "keluhan warga tersebut kami tanggapi serius tentang pendistribusian air pada masyarakat konsumen disini perlu penanganan dan hal itu sudah kami ajukan penangananya dan kami akui terkadang pada saat kemarau seperti minggu lalu itu debit air kecil dan mengalami gangguan, satu hal yang saya sampaikan "ketika datang nya kunjungan DPRD Propinsi kemari kami mengajukan pembuatan WTP pada tahun lalu melalui pemerintah daerah dan kami menyadari biayanya besar , 2 buah WTP ( water tret plan ) yang dapat memproduksi debit 2juta tetes/ detik dan diperkirakan rinci 1 WTP senilai 10 M dan kalo 2 WTP 20 M guna menangani permasalahan air minum untuk tuntutan masyarakat yang diharapkan disini, tetapi perlu diketahui semua pelayan selama ini tetap berjalan dengan baik dan normal dan terkendali " tandas Andri.
(Daniel apollo)


Tidak ada komentar