Teropongtimeindonesia.online- Jakarta-Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 masih terus berlangsung di Ibu Kota. Kolaborasi pun dilakukan untuk percepatan proses vaksinasi.
Gubernur
Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, berkesempatan meninjau proses vaksinasi
COVID-19 bagi warga lansia yang berlokasi di Istora Senayan, Jakarta Pusat,
pada Senin (8/3). Tinjauan tersebut dilakukan bersama Menteri BUMN, Erick
Thohir; Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin; serta Kepala Dinas Kesehatan
Provinsi DKI, Widyastuti.
Dalam
tinjauannya, Gubernur Anies menyatakan, kegiatan vaksinasi COVID-19 ini memang
perlu dipercepat proses pelaksanaannya, sehingga Pemprov DKI Jakarta menyambut
baik sinergitas yang terbangun antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah
Pusat. Hal ini bertujuan agar warga di Ibu Kota, khususnya lansia,
terfasilitasi dalam mendapatkan haknya untuk divaksin.
"Kami
di Pemprov DKI sangat mendukung dan kita berkolaborasi bersama. Dan saya
berharap kepada seluruh warga untuk mulai mempersiapkan dirinya (agar
divaksin). Sementara, bagi yang belum melakukan vaksinasi, mulai menata
diri agar bisa bersiap untuk ikut vaksinasi ini. Kita berharap nantinya ini
menjadi salah satu model yang bisa dilakukan di berbagai tempat yang
lain," ujar Gubernur Anies, seperti dikutip dari Siaran Pers PPID Provinsi
DKI Jakarta.
Lusia
Agustina, warga dan Guru SDN Ragunan 14 Pagi, Pasar Minggu, salah satu warga
yang menghadiri proses vaksinasi COVID-19 untuk mendampingi sang suami, turut
menyambut baik kegiatan ini. Ia menyebut, kegiatan tersebut adalah momen yang
ditunggu. Ia berharap, vaksinasi COVID-19 dapat merata ke seluruh lapisan
masyarakat.
"Hari
ini adalah momen yang saya tunggu, kebetulan saya seorang guru dan tahun depan
akan pensiun, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Saat ini saya menemani suami
yang juga pensiunan guru, dan saya masih menunggu giliran (divaksin).
Alhamdulillah, pelayanannya sangat baik, semoga Pemerintah bisa menfasilitasi seluruh
warga untuk divaksin," ujar Lusia.
Menanggapi
hal tersebut, Gubernur Anies pun menjelaskan, proses vaksinasi untuk tenaga
pendidikan sejatinya juga telah dilaksanakan sejak dua minggu lalu.
"Jadi,
Insya Allah, Ibu akan sampai gilirannya, tentu juga akan mendapatkan vaksin.
Sehingga, Ibu bisa mengajar dengan tenang dan terlindungi keluarganya. Jadi,
nanti pada gilirannya juga akan mendapatkan, dan proses untuk tenaga pendidikan
juga sedang berjalan," tambah Gubernur Anies.
Sementara
itu, Menteri BUMN, Erick Thohir, menyampaikan, pihaknya mendapatkan penugasan
untuk menguatkan kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian
Kesehatan RI. Ia juga menjelaskan, pihaknya mempunyai target per hari sebanyak
5.000 vaksinasi, dan akan dijalankan untuk empat bulan ke depan.
"Kalau
di DKI prosesnya berjalan sesuai rencana, nanti akan kita kembangkan juga di
daerah lainnya. Kita akan lihat perkembangannya selama satu-dua minggu ini.
Jika operasionalnya baik, akan direncanakan di kota lainnya. Nah, ini memang niatnya
membantu program Pemerintah untuk percepatan vaksinasi," pungkas Menteri
Erick.
Perlu
diketahui, selama peninjauan proses vaksinasi bagi warga lansia tersebut,
Gubernur Anies bersama Menteri Erick Thohir dan Menteri Budi Gunadi Sadikin
melihat aktivitas penyelenggara, mulai dari meja pendaftaran, lokasi skrining
kesehatan penerima vaksin, hingga bagian lokasi yang tertutup karena lansia
butuh pelayanan yang ekstra maksimal.

Tidak ada komentar