Teropongtimeindonesia.online-Makassar-Iman Hussen pengungsi asal Rohingya berhasil bertemu dengan istri dan kedua anaknya setelah hampir 11 tahun terpisah, kepastian pertemuan iman dengan keluarganya setelah permohonan pemindahan dan pembebasan Iman Hussen dari Rumah Detensi (Rudenim) Jakarta ke Makassar yang diajukan oleh LP3M Indonesia di kabulkan oleh Direktorak Imigrasi. Proses perpindahan Iman Hussen berlangsung pada hari Jum,at, 19 Maret 2021 dengan mengendarai pesawat Citilink dengan didampingi pihak LP3M Indonesia dan pengawalan 2 orang petugas Imigrasi dari Rudenim Jakarta yakni bapak Teguh Hari Pramono dan Julian Triono.
Pesawat Citilink yang ditumpangi Iman Hussen berangkat
pada pukul 13.50 dari bandara internasional Soekarno Hatta dan tiba pada Pukul
17.10 Wita di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Setelah tiba
Iman Hussen langsung dibawa ke Rudenim Makassar yang berlokasi di Bolangi Kabupaten
Gowa untuk diadakan serah terima dari petugas Rudenim Jakarta ke Rudenim
Makassar dengan disaksikan oleh Kepala Rudenim Makassar dan Andi Amien dari
LP3M Indonesia yang kemudian dilanjutkan dengan proses identifikasi terhadapm
Iman Hussen berupa proses Foto dan sidik jari.
Setelah proses administrasi berlangsung dilanjutkan
dengan pengantaran Iman Hussen ke tempat istri dan kedua anaknya tinggal di
Wisma Budi Jl Anoan Makassar dengan tetap dalam pengawalan dari petugas
Imigrasi dari Rudenim Jakarta didampingi oleh pihak LP3M Indonesia serta
pengawalan tambahan dari petugas imigrasi Rudenim Makassar.
Sekitar Pukul 21.25 Wita Iman Hussen tiba di Wisma Budi
dan akhirnya bisa bertemu dengan istri dan kedua anaknya setelah sekian tahun
terpisah. Iman Hussen akhirnya bisa memeluk anak perempuannya Nur Jumah yang ketika terpisah usianya masih
3.5 tahun sekarang telah berusia 14 tahun. Nur Hakim anak lelaki Iman Hussen menyampaikan
rasa gembira karena telah bersatu kembali dengan ayahnya yang terpisah selama
hampir 11 tahun.
Sementara itu Andi Amien dari LP3M Indonesia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pemindahan dari Iman Hussen, “selama sekitar setahun lebih kami berjuang untuk pemindahan dan pembebasan dari bapak Imann Hussen yang cukup rumit karna sebelumnya banyak tahap yang harus dilalui.
Alhamdulillah hari
ini semuanya telah tercapai” ujar Andi Amien, terkhusus Andi Amien menyampaikan
terima kasih kepada Bapak Dodi
Karnida Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham SulSel yang
selama ini terus intens membantu proses percepatan administrasi Ima Hussen dan juga menyampaikan
terima kasih kepada Bapak Yan Husni Pranata Kepala Rudenim Jakarta yang selalu
mendorong proses pemindahan Iman Hussen.



1 komentar