Berita Nasional Budaya Makassar Sulsel

Pengukuhan Drs Abd Kahar Pattola Karaeng Siala Bergelar Karaeng Loe II Raja Bajeng ke XIX, Pengurus Lembaga Adat Kerajaan Bajeng,Tumailalang Salapang Ri Bajeng Berlangsung hikmat dan Sangat Sakral,

Desember 10, 2023
0 Komentar
Beranda
Berita Nasional
Budaya
Makassar
Sulsel
Pengukuhan Drs Abd Kahar Pattola Karaeng Siala Bergelar Karaeng Loe II Raja Bajeng ke XIX, Pengurus Lembaga Adat Kerajaan Bajeng,Tumailalang Salapang Ri Bajeng Berlangsung hikmat dan Sangat Sakral,
Laporan Kontributor Pelantikan Raja Bajeng

Hujan itu pertanda rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT, bayangkan saja sebelum acara di mulai lokasi acara sempat di guyur hujan sekitar 30 menit namun dengan nawaitu yang baik serta pertolongan dari Allah SWT alhamdulillah hujan mulai reda.

Para 37 anrong tau mulai berdatangan satu persatu,,,ini adalah bukti secara logika bahwa nawaitu dan doa yang baik akan di bayar cash oleh Allah SWT yakni hujan langsung reda, panitia pelaksana, 
MC segera memberikan aba aba bahwa acara akan segera  di mulai.

MC ustaz Mannan karaeng bani memulai acara dengan pembacaan qalam ilahi, kemudian menyanyikan lagu kebang
saan indonesia raya, hadirin kembali terbawa suasana spritual dan nasionalisme yang begitu tinggi,kemud
ian hadirin dan 37 anrong tau di sambut dengan Angngaru oleh mursalim pattola karaeng tola.

Prosesi pertama adalah pengukuhan raja yang di kukuhkan oleh 37 anrong tau,kemudian dilanjutkan pengukuhan 37 anrong tau yang di kukuhkan oleh raja bajeng,pengukuhan pengurus lembaga adat kerajaan bajeng(LAKB)
Penganugerahan gelar karaeng,pengu
kuhan penasehat luar biasa kepada Prof Dr Muh Asdar, SE.Msi Karaeng Tarru dan Muh Haris Basri Karaeng Lewa 

Dalam sambutannya Prof Dr Muh Asdar Karaeng Tarru menyampaikan arti pent
ing dari silaturrahmi, serta beliau sangat mensupport ide yang di munculkan oleh inisiator untuk membangun kembali silaturrahmi kepada 37 anrong tau yang ada di kerajaan bajeng, ini adalah salah satu hikmah dan berkah serta semua itu atas izin dari Allah SWT semua ini bisa terjadi 

Muh Haris Basri Karaeng Lewa juga menyampaikan arti penting dari silaturr
ahmi apalagi ikatte rumpun keluarga besar kerajaan bajeng,,,beliau sangat menekankan arti penting dan
Makna yang terkandung dalam kata Bajeng, "ba= iya ba= baji, jeng= baji na tojeng tojeng,dirinya juga berjanji untuk mewakafkan tenaga, ilmu&pikirannya untuk bija pammanakanku ri kerajaan bajeng,sekali lagi selamat&sukses

Kepada awak media karaeng siala menyampaikan bahwa cikal bakal munculnya ide untuk membentuk lembaga yang bisa mempersatukan kembali seluruh 37 anrong tau di kerajaan bajeng ketika dirinya di undang di acara maulid adaka ri punggawa kunjung mange 

Setelah kembali kerumahnya beliau berinisiatif untuk menghubungi beberapa keluarga dekat untuk menyampaikan keinginan tersebut, akhirnya gayungpun bersambung di mulailah di adakan pertemuan kecil kecilan hingga di ambillah kesimpulan bahwa bismillahi rahmani rahim,kita akan bentuk lagi lembaga adat kerajaan bajeng 

Prof Asdar Karaeng Tarru kepada awak media menyampaikan bahwa sebelum dirinya memutuskan terlebih dahulu di adakan riset tentang siapa yang bisa menjadi figur yang mampu membangkitkan kembali lembaga adat di kerajaan bajeng maka di telitilah beberapa nama dan dengan pertolongan Allah SWT secara kebetulan bertemu dengan mahasiswa yang ternyata orang bajeng 

Akhirnya pada hari minggu tanggal 3/12/2023 akhirnya kita di pertemukan oleh Allah, salah satu pertimbangan dari karaeng tarru karena orang bajeng bagus akhlaknya,berani kalau memang benar, bersungguh sungguh dalam melakukan sesuatu, religius dan nasionalis,selamat&sukses

Diakhir acara di berikan ucapan selamat dari beberapa kerajaan se nusantara, pengalungan pin keanggotaan yayasan raja sultan se nusantara dan penyemat
an selendang simbol kasih sayang dan akhlak mulia kepada permaisuri Kartina Manyingarri karaeng Ngagi oleh yang mulia Prof Dr Muh Asdar Karaeng Tarru 

Dalam sesi poto poto bersama nampak hadir ketua PPM Gowa Rasyid Coa beserta pengurus mengucapkan selamat dan sukses karaeng siala sebagai raja Bajeng ke XIX beserta seluruh pengurus LAKB, pemangku adat 37 anrong tau beserta keluarga besar kerajaan bajeng 

@Ahmadtenreng

Tidak ada komentar