Teropongtimeindonesia-Pekanbaru-Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Provinsi Riau diharapkan dapat mendorong pembangunan keluarga di Provinsi Riau lebih efektif.
Selain itu juga diharapkan Rakorda yang digelar di Hotel Grand Central Pekanbaru Rabu (11/3/2026) ini mampu meningkatkan kualitas layanan keluarga berencana serta memperkuat peran penyuluh dan pendamping di lapangan.
“Dari Rakorda ini kita harapkan pembangunan keluarga dapat berjalan lebih efektif serta mampu melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing,” harap Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, saat membuka acara tersebut.
Zulkifli Syukur menegaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam pembangunan bangsa. Dari keluarga pula lahir generasi yang akan menentukan arah masa depan negara.
“Kita menyadari bahwa keluarga merupakan pondasi utama pembangunan bangsa. Dari keluarga lahir generasi yang akan menentukan arah masa depan negara ini,” ujar Zulkifli.
Menurutnya, pembangunan keluarga tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan rumah tangga saja. Pembangunan keluarga juga menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Karena itu, ikhtiar dalam pembangunan keluarga, kualitas kependudukan, serta melahirkan generasi yang cerdas, sehat, dan berdaya saing merupakan bagian penting dalam menata masa depan Provinsi Riau,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Hal tersebut tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau.
“Di dalam RPJMD Provinsi Riau, pembangunan SDM menjadi prioritas pertama untuk mewujudkan Riau Berbudaya Melayu, Dinamis, Ekologis, Agamis, dan Maju atau Riau BEDELAU. Riau BEDELAU adalah visi misi Pemerintah Provinsi Riau. Salah satu fokus pentingnya adalah peningkatan kualitas keluarga,” katanya.
Zulkifli juga menyinggung bahwa Indonesia saat ini tengah berada pada fase bonus demografi yang menjadi peluang besar bagi pembangunan daerah. Namun peluang tersebut hanya akan memberikan manfaat apabila generasi yang ada dipersiapkan dengan baik.
“Kita sedang berada pada fase bonus demografi. Ini peluang besar bagi pembangunan daerah, tetapi hanya akan bermanfaat apabila kita mampu menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Tidak ada komentar