Berita Daerah Berita Nasional

Gala Dinner HPN 2021,Ali Mazi:Hindari Berita Hoax

Februari 09, 2020
0 Komentar
Beranda
Berita Daerah
Berita Nasional
Gala Dinner HPN 2021,Ali Mazi:Hindari Berita Hoax

Kalsel, Teropongtimeindonesia.com–Gala dinner Provinsi Sulawesi Tenggara menuju HPN 2021 Sulawesi Tenggara sekaligus penyerahan penghargaan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi, SH, atas kinerja provinsi Sulawesi Tenggara meraih peringkat tertinggi Indeks Kemerdekaan Pers  Gala diner hpn 2021,dalam penyampaiannya sangat bersyukur meminta wartawan untuk membuat pemberitaan  berdasarkan fakta yang ditunjang data, agar menghasilkan karya jurnalistik berkualitas.(kalsel, 07/02/2019)

Kegiatan gala dinner peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pemprov Sultra menerima apresiasi dari Dewan Pers karena Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) tahun 2019 mencapai skor tertinggi di Indonesia, yakni 84,8 poin.

“Buatlah berita yang berkualitas berbasis fakta dan data, sehingga tidak terjebak dan tengelam dalam euforia kebebasan informasi dalam berita-berita palsu atau hoaks,” kata Ali Mazi.

Ia juga menjelaskan, lahirnya Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, telah mendorong terwujudnya penghormatan dan penghargaan, serta perhatian yang lebih baik terhadap prinsip kebebasan pers.

“Di ketahui pers sangat berperan dalam menyuarakan dan menghadirkan masukan kepada Pemerintah Pusat maupun daerah,” ucap Ali Mazi saat membawakan sambutan.

Penyampaian dari salah satu politisi Nasdem  juga menegaskan, kebebasan pers merupakan satu sisi dari keping yang sama dengan kebebasan berekspresi. Namun, kemerdekaan pers diakui jembatan antara kebebasan berekspresi dan demokrasi.

“Diketahui di era serba digital sekarang ini, pemberitaan terkait daya saing daerah sangat dibutuhkan untuk merumuskan kebijakan pemerintah maupun sektor pelayanan swasta dan masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu Ia berharap, seluruh insan pers dapat tetap menjunjung tinggi azas keberimbangan dalam memberitakan sebuah isu dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya.

Menurutnya, kehadiran media massa yang turut menyajikan informasi penting, terkait ekonomi kerakyatan, yang tentunya patut diapresiasiakan, contohnya bisnis konvesional.

“Secara bertahap telah menuju bisnis online atau sering disebut bisnis ekonomi digital, tanpa edukasi dari sejumlah media,” ujarnya.

Laporan:Jufri

Tidak ada komentar