Teropongtimeindonesia.online-Jakarta-Kelurahan
Koja, Jakarta Utara terus menggencarkan edukasi dan layanan vaksinasi COVID-19
bagi warga lanjut usia (lansia).
Lurah
Koja, Frimelda Novarita mengungkapkan, awalnya tak sedikit warga lansia di
wilayahnya yang menolak vaksinasi COVID-19 karena termakan isu hoax yang
beredar di media sosial.
"Makanya
kami bersama pihak puskesmas dan para kader terus menggencarkan edukasi dan
sosialisasi bahwa vaksinasi yang saat ini tengah berlangsung dipastikan aman.
Lama kelamaan upaya yang kami lakukan membuahkan hasil karena para lansia
menyadari pentingnya vaksinasi COVID-19 sebagai salah satu upaya untuk mencegah
penyebaran COVID-19," ujar Frimelda, Sabtu (20/3).
Tak
hanya itu, sambung Frimelda, saat ini pihaknya juga memberikan kemudahan berupa
fasilitas antar jemput bagi para lansia ke puskesmas untuk mendapatkan layanan
vaksinasi. Antar jemput dilakukan menggunakan kendaraan dinas operasional milik
kelurahan dan Satpol PP.
"Sampai
saat ini sudah sekitar 400 orang dari 16.000 warga lansia di Kelurahan Koja
yang sudah menjalani vaksinasi. Kita juga rencananya akan membuka vaksinasi
dinamis di Kantor Kelurahan Koja pekan depan," ucapnya.
Sementara
itu, Johani (65), salah satu warga lansia Kelurahan Koja yang sudah divaksin
COVID-19 mengaku pernah khawatir terhadap vaksinasi. Namun, setelah dirinya
mendapat sosialisasi dan mendengar langsung testimoni lansia lainnya yang telah
divaksin menyebutkan vaksin tersebut aman, dirinya kini semakin yakin dan
berkeinginan untuk divaksin COVID-19.
"Alhamdulillah
saya sudah divaksin. Ternyata tidak ada rasa apa-apa dan badan biasa-biasa
saja. Untuk lansia lainnya, ayo kita sukseskan program vaksinasi agar terhindar
dari penyebaran COVID-19.
(Edwin
Asmara)
Tidak ada komentar