Teropongtimeindonesia - Banda Aceh—Sebanyak 31.308 orang lanjut usia (Lansia) telah menerima vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dosis I di Aceh, atau sekitar 9,2 persen dari target yang mencapai 339.125 orang. Sedangkan vaksinasi dosis II sudah dituntaskan oleh 15.301 Lansia, atau 4,5 persen. Sementara itu, pasien Covid-19 yang sembuh bertambah 43 orang.
“Para Lansia merupakan sasaran tahap kedua vaksinasi
nasional setelah tenaga kesehatan, dan tampaknya perlu difasilitasi khusus
untuk meningkatkan cakupan vaksinasinya,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19
Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Minggu (10/10/2021).
Ia menjelaskan, para Lansia itu umurnya sudah 60 tahun
ke atas, sudah sepuh. Karena itu perlu difasilitasi khusus. Pemerintah Aceh dan
Pemerintah kabupaten/kota telah mendekatkan pelayanan vaksinasi hingga di
Puskesmas Pembantu. TNI/Polri bersama Puskesmas juga menggelar vaksinasi massal
di titik terdekat dengan kegiatan masyarakat.
Akan tetapi, sambung juru bicara yang disapa SAG itu,
upaya itu tampaknya belum memadai dan masih diperlukan dukungan tokoh agama,
tokoh masyarakat, dan para keluarga besar Lansia itu sendiri. Para Lansia
membutuhkan edukasi dan motivasi dari tokoh agama dan tokoh masyarakat
setempat.
Selain itu, lanjut SAG, para Lansia umumnya memiliki
ketergantungan dengan anak-anaknya. Dukungan anak-anaknya akan sangat membantu
meringankan kekhawatirannya terhadap efek ikutan pasca imunisasi (KIPI).
Terakhir, dukungan keluarga untuk membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat
atau ke tempat vaksinasi massal di gelar.
“Dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat sekitar, dan
keluarga, sangat membantu para Lansia mewujudkan harapannya mendapat vaksinasi
Covid-19,” tutur SAG.
Sementara itu, Nakes yang sudah vaksinasi dosis pertama
sebanyak 61.666 orang, atau 109,2 persen dari target awal yang jumlahnya
sekitar 56.470 orang. Nakes yang sudah vaksinasi dosis II sebanyak 54.425 orang
atau 96,4 persen. Sedangkan Nakes yang sudah mendapat dosis III vaksin Moderna
sebanyak 17.872 orang atau 29,6 persen, rincinya.
Kemudian, lanjut SAG, 308.181 petugas pelayanan publik
sudah vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dosis I, atau sekitar 64,4
persen dari sasaran yang mencapai 478.489 orang. Vaksinasi dosis II sudah
dituntaskan oleh 194.505 orang, atau 40,6 persen.
Selanjutnya masyarakat umum dan kelompok rentan
lainnya. Target vaksinasi kelompok ini berjumlah 2.577.792 orang. Sebanyak
640.838 orang telah melakukan vaksinasi dosis I, atau sekitar 24,9 persen.
Sedangkan 261.839 orang, atau sekitar 10,2 persen telah mendapatkan dosis II
sesuai waktu yang ditetapkan.
Lebih lanjut, sebanyak 25.298 remaja telah melakukan
vaksinasi dosis I di Aceh, atau sekitar 4,4 persen dari target sasaran yang
mencapai 577.015 orang. Sedangkan suntikan dosis II telah diberikan kepada
14.346 remaja, atau setara dengan 2,5 persen.
Secara umum, simpulnya, progres vaksinasi dosis I di
Aceh sudah mencapai 1.067.291 orang, atau 26,5 persen dari total sasaran yang
mencapai 4.028.891 orang. Yang sudah melakukan suntikan dosis II, sebanyak
540.416 orang, atau 13,4 persen. Suntikan dosis kedua terikat dengan waktu
suntikan dosis I bagi masing-masing orang dan kelompok sasaran, katanya.
Kasus kumulatif
Selanjutnya ia melaporkan kasus kumulatif Covid-19 di Aceh sudah mencapai
38.067 orang, hingga 10 Oktober 2021. Pasien Covid-19 yang sedang dirawat
tinggal 758 orang. Para penyintas Covid-19, (yang sudah sembuh) 35.295 orang.
Sedangkan kasus meninggal dunia secara kumulatif sudah sebanyak 2.014 orang.
Data kasus kumulatif tersebut termasuk kasus positif
baru harian yang bertambah hari ini sebanyak 23 orang. Pasien yang sembuh
bertambah 43 orang, dan data penderita Covid-19 yang meninggal dunia bertambah
sebanyak enam orang, tuturnya.
Kasus positif baru 23 orang, meliputi warga Banda Aceh
delapan orang, dan warga Pidie Jaya tiga orang. Kemudian warga Langsa, Bireuen,
dan Aceh Besar, sama-sama dua orang. Selanjutnya warga Aceh Tamiang, Aceh
Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, Sabang, dan warga Aceh Selatan, masing-masing
satu orang.
Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh masing-masing
warga Banda Aceh 32 orang, Aceh Besar delapan orang, Lhokseumawe dua orang, dan
satu lagi warga Kota Langsa.
Sedangkan enam orang yang dilaporkan meninggal dunia,
meliputi warga Bireuen sebanyak tiga orang, warga Aceh Besar, Banda Aceh, dan
Nagan Raya, sama-sama satu orang. Kasus meninggal dunia tersebut, satu kasus
terjadi kemarin dan lima kasus lainnya terjadi pada bulan Agustus – September
2021.
Lebih lanjut ia memaparkan data kumulatif kasus
probable, yakni sebanyak 892 orang, meliputi 809 orang selesai isolasi, tidak
ada lagi yang isolasi di rumah sakit, dan 83 orang meninggal dunia. Kasus
probable yakni pasien yang secara klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai
Covid-19 dan dalam proses pemeriksaan swab-nya.
Sedangkan kasus suspek secara kumulatif tercatat
sebanyak 9.956 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.951 orang,
sedang isolasi di rumah dua orang, dan tiga orang sedang diisolasi rumah sakit
rujukan Covid-19 di Aceh, tutupnya.
Rina Nasution
Tidak ada komentar