Berita Nasional Peristiwa Sorotan sultra

Personil Kepolisian Kota Kendari Melakukan pembersihan Puing-puing Sampah Pasca Demo Penolakan Kenaikan BBM

September 07, 2022
0 Komentar
Beranda
Berita Nasional
Peristiwa
Sorotan
sultra
Personil Kepolisian Kota Kendari Melakukan pembersihan Puing-puing Sampah Pasca Demo Penolakan Kenaikan BBM
Teropongtimeindonesia. -Kendari- Usai unjuk rasa mahasiswa yang terjadi di Kota Kendari Sulawesi Tenggara, Selasa (06/9), Kepolisian Resor Kota Kendari (Polres Kendari) bersama Kepolisian Sektor Baruga Kota Kendari (Polsek Baruga) melakukan pembersihan puing-puing sampah yang berserakan di jalan Laode Hadi, kawasan lampu merah pasar baru Kota Kendari.
Foto: Andi Ardi
Pantauan di kawasan lampu merah pasar baru Kota Kendari, Selasa, sedikitnya 7 anggota kepolisian berpakaian seragam lengkap bersama langsung Kapolsek Baruga Kota Kendari bergotong royong memungut sampah plastik serta benda dan kotoran lainnya termasuk beberapa ban yang masih keadaan terbakar.  yang ditinggal puluhan aksi saat berunjuk rasa, yang berserakan di tengah jalan dan halaman lampu merah pasar baru tersebut.
Kapolsek Baruga Kota Kendari, AKP Umar bersama Aipda Adin.S.Robi mengatakan kegiatan pembersihan sampah di kawasan lampu merah pasar baru Kota Kendari, merupakan inisiatif para anggota kepolisian yang tergabung dalam kesatuan di Polres Konta Kendari.

"Memang sebelum kita melakukan aksi pembersihan, dilakukan apel bersama di pimpin AKP Umar (Kapolsek Baruga) dengan teman-teman kepolisian di Polsek Baruga Kota Kendari terkait lokasi dan kawasan prioritas yang dibersihkan,"

Kegiatan pembersihan puing-puing sampah di jalan dan kawasan lampu merah kota kendari sebagai dampak dari kegiatan unjuk rasa mahasiswa yang berujung dengan aman dan kondusif di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Sultra.

"Sampah plastik bekas minuman air mineral serta minuman dingin yang banyak dikumpulkan, di samping sampah, ban bekas yang di bakar dan serpihan kayu yang mungkin dijadikan alat bakar membakar di lampu merah pasar baru Kota Kendari ," ujarnya.

Pada Selasa (06/9) terjadi unjuk rasa mahasiswa yang bergeser dari kawasan lampu merah pasar baru ke arah Kantor DPRD. melakukan aksinya di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara, membakar ban bekas dan merusak baliho yang tidak jauh dari kantor DPRD.
  Kepolisian Resor Kota Kendari (Polres Kendari) bersama Kepolisian Sektor Baruga Kota Kendari (Polsek Baruga) Kota Kendari bersama saat melakukan pembersihan puing-puing sampah berserakan di kawasan lampu merah pasar baru kota Kendari, 

Aksi unjuk rasa tersebut sebagai bentuk aspirasi kepada pihak dewan yang menolak harga kenaikan BBM, serta menolaknga penghapusan BBM bersubsidi.

Situasi Kota Kendari sejak pagi hingga siang hari ini berjalan aman dan kondusif, meskipun sebelumnya ada isu yang menyebutkan para pengunjuk rasa akan tetap berada di gedung DPRD sampai pihak pemerintah menurunkan harga BBM kembali normal sedia kala.*

Tidak ada komentar