Beranda
Berita Nasional
Ekonomi Bisnis
Kegiatan Pemerintahan
Pekanbaru
pembangunan
Riau
Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2027 Semakin Baik, Pemprov Siapkan Strategi Akselerasi

Teropongtimeindonesia-Pekanbaru- Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov Riau) menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkualitas pada tahun 2027 melalui berbagai strategi percepatan pembangunan lintas sektor. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Riau, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak hanya harus meningkat secara angka, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kita tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi pertumbuhan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, perekonomian Riau pada tahun 2025 tumbuh sebesar 4,79 persen. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp1.201,38 triliun, menunjukkan kontribusi signifikan Riau terhadap perekonomian nasional.

Selain itu, Riau juga tercatat sebagai salah satu provinsi dengan kekuatan ekonomi terbesar di luar Pulau Jawa, dengan kontribusi sekitar 5,08 persen terhadap ekonomi nasional.

Syahrial menyebut capaian ini menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi ke depan. Pemprov Riau akan mengandalkan sejumlah sektor unggulan sebagai motor pertumbuhan ekonomi, di antaranya industri pengolahan, pertanian, kehutanan, dan perikanan, pertambangan dan penggalian dan perdagangan dan ekspor.

Dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa dinilai masih menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“Optimalisasi sektor unggulan ini harus diiringi dengan peningkatan nilai tambah agar ekonomi daerah semakin kuat,” jelasnya.

Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 2027, Pemprov Riau menyiapkan sejumlah strategi, antara lain peningkatan investasi dan kemudahan berusaha, penguatan hilirisasi industri berbasis sumber daya lokal, pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi dan pengembangan kawasan strategis dan pusat pertumbuhan baru

Selain itu, inovasi dan pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian penting dalam mendorong efisiensi dan daya saing ekonomi daerah.

Syahrial menegaskan, pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan harus sejalan dengan indikator sosial, seperti penurunan kemiskinan, pengangguran, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Kita ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, bukan hanya angka semata,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi. Dengan berbagai strategi yang disiapkan, Pemprov Riau optimistis mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan merata pada tahun 2027, sekaligus memperkuat posisi Riau sebagai salah satu kekuatan ekonomi utama di Indonesia.

Tidak ada komentar