Rapat mengenai
aksi bela Nabiulah Muhammad SAW ini diadakan untuk menyikapi pernyataan kontroversial
dari Presiden Francis Emmanuel Macron, Presiden macron menyatakan bahwa
karikatur Nabi Muhammad adalah suatu bentuk kebebasan dan sah-sah saja dlakukan
di Negara Francis bahkan Macron menyatakan bahwa agama Islam adalah agama
teroris yang sedang diilanda krisis. Atas pernyataan tersebut telah menuai
prostes dari umat Islam di seluruh penjuru dunia.
Rapat yang
berlangsung semalam berlangsung alot dan penuh semangat, berbagai usulan dan
penyataan keluar dari perwakilan organisasi yang hadir dengan sekali-kali
keluar teriakan spontan Allahu Akbar dari peserta rapat.
Rapat yangb
berlangsung alaot tersebut akhirnya memutuskan akan di adakannya demonstrasi
besar-besaran yang diteksir akan dihadiri sampai ratusan ribu umat Islam di
Kota Makassar dan kegiatan demosntrasi akabr tersebut akan dihadiri oleh
tokoh-tokoh, ulama yang berpengaruh di Sulawesi Selatan bahkan Indonesia dan
mereka semalam sudah menyatakan siap hadir setelah dihubungi oleh peserta
rapat.
Rapat tersebut
juga memutuskan akan dibuat pernyataan dan tuntutan kepada pemerintah Indonesia
yang antara lain adalah :
1. 1.Putuskan hubungan diplomatic dengan
Francis
2. 2.Usir Duta Besar Francis dari
Indonesia
3. 3.Hentikan import produk barang dari
Francis
4. 4.Dihimbau kepada umat Islam untuk
berhenti mengkonsumsi produk Francis
5. 5.Dihimbau kepada Umat Islam untuk
tidak mengunjungi retail-retail,swalayan dll, yang pemegang sahamnya/pemiliknya
dari Francis.
Demikian antara
isi kesimpulan rapat yang berlangsung tadi malam, dalam rapat tersebut juga
diputuskan pelaksanaan demonstrasi besar-besaran akan berlangsung pada hari Jum’at,
6 Nopember 2020 dengan awal star demonstrasi di Masji Al Markaz Makassar
setelah pelaksanaan shalat Jum’at.
(AB.Amien.Asgf)





Tidak ada komentar