Headline Sosial

RELAWAN NASIONAL “LASKAR SIAGA BENCANA” (LAKSANA) TERUS MENYALURKAN BANTUAN KEPADA KORBAN GEMPA SULBAR

Februari 22, 2021
0 Komentar
Beranda
Headline Sosial
RELAWAN NASIONAL “LASKAR SIAGA BENCANA” (LAKSANA) TERUS MENYALURKAN BANTUAN KEPADA KORBAN GEMPA SULBAR

Teropongtimeindonesia.onlineMamuju-Sulbar-, Relawan Nasional Laskar Siaga Bencana atau disingkat “LAKSANA” hingga saat ini terus intens memberikan bantuan logistic kepada korban gempa bumi. Sebagaimana diketahui gempa darat berkekuatan 6,2 Mw yang melanda pesisir barat Pulau Sulawesi, Indonesia pada tanggal 15 Januari 2021, pukul 02.28 WITA. Pusat gempa berada di 7 km timur laut Majene, Sulawesi Barat dengan kedalaman 10 km. Guncangan gempa bumi dirasakan di sebagain besar bagian barat Pulau Sulawesi hingga pantai timur Kalimantan.


Dampak dari gempa tersebut ratusan rumah mengalami kerusakan dan menewaskan puluhan orang. Relawan LAKSANA terus melakukan bantuan kemanusian baik berupa tenaga maupun bantuan logistic hingga saat ini.


Pada hari Sabtu, 20/02-2021 hingga Ahad, 21/02-2021  Relawan Nasional Laskar Siaga Bencana LAKSANA Makassar dibawah komando Panglima Abdurrahman dan Relawan Nasional LAKSANA Palu-Sulteng dibawah komando Ustadz Machmud masih tetap solid menyalurkan logistik untuk para korban gempa di empat dusun yang semuanya berada di Kecamatan Botteng. Bahkan distribusi sampai ke RT Lembang, Desa Ta'ang Kec. Tappalang dan sebagian lagi di distribusikan didalam Kota Mamuju.


Dalam dua hari ini misi kemanusiaan Relawan LAKSANA Makassar-Palu dibagi dalam tiga regu, masing-masing adalah; Tim Assesment oleh Bang Syahril, Tim Logistik oleh Ustz Machmud bersama Ummi (istri Ust Machud) yang selalu setia mendampingi dalam berbagai misi kemanusiaan di berbagai daerah.


Untuk tim evakuasi & bedah rumah dikoordinir langsung oleh  Ust Abdurrahman, masing-masing  tim bekerja dengan penuh semangat dan tanggungjawab. “Mereka bekerja penuh motivasi”  demikian  ungkapan yang disampaikan oleh para Kepala Dusun dan perwakilan ketua-ketua Posko di beberapa titik lokasi pengungsian yang ada di Mamuju.

Agenda Kerja Hari  Senin  22/02-2021  memasuki tahap finishieng Mushollah di Kecamatan  Botteng, termasuk rumah seorang janda Ibu tiga anak yang tiga tahun lalu ditinggal  wafat oleh suaminya.

Rumah Ibu Ini sangat memprihatinkan hingga  para relawan sepakat segera turun tangan membantu,  kedua dinding rumah ambruk hanya pilar beton yang masih sempat menopan atap rumah akibat gempa yang terjadi di bulan Januari yang lalu.

 Berdasarkan data yang didapat oleh Teropong dari tim Assesment bahan-bahan yang digunakan untuk hunian tetap Ukuran  6 x 4 M adalah :

- Untuk atap dan dinding luar menggunakan seng spandek Ukuran  6 m, sedang untuk lantai menggunakan triplex ketebalan 1,2 Cm + dinding triplex Ukuran 3 MM.

Rangka hunian menggunakan balok kayu Ukuran 5 x 10 dan 4 x 6 cm + 3 x 5 cm ditambah dengan lisplank dan cement kemudian  pasir untuk lantai teras depan rumah termasuk perlengkapan listrik.

Kemudian desain hunian  mirip rumah panggung disebabkan lokasi cukup rendah dari bahu jalan setapak yang ada. Hal ini juga karena  di area tersebut sering digenangi air walaupun dalam jumlah sedikit.

Kemudian  untuk paket sembako bantuan yang diberikan  cukup beragam  antara lain adalah  ;

Beras, mie instan, air dos, susu, gula kemasan 1 Kg, minyak goreng 600 ml, sabun colek, sabun cuci, pakaian anak-anak, popok bayi, tikar, seragam sekolah, sabun cair lux 250 ml, odol siwak sasha,pepsodent, sabun cuci piring kemasan botol 600 ml dan terpal (tenda).

Sedangkan untuk perlengkapan ibadah antara lain adalah; Buku iqro, sifat shalat Nabi SAW, panduan Al-Qur'an (Dirosa), buku dzikir pagi dan petang,  mukena, kerudung (jilbab) dan sarung.

Tidak ada komentar