Teropongtimeindonesia -Blitar –Kapolres Blitar AKBP Aditya Panji Anom, SIK bersama Bupati Blitar dan sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Blitar. Dampingi kunjungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa di wilayah Kabupaten Blitar.
Agendanya yakni meninjau vaksinasi Covid-19
yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Ulum di Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, Jumat
(1/10). Vaksinasi pencegahan
virus itu digelar Badan Intelijen Negara atau BIN. Ada setidaknya 1.200 santri
yang divaksin.
“Santri juga merupakan generasi muda. Dengan adanya
vaksin setidaknya bisa mewujudkan herd immunity guna menuju Indonesia Tangguh,”
kata Suharso
Manoarfa.
Suharso mengatakan bahwa saat ini pemerintah terus
menggiatkan vaksinasi.
Capaian dari ke hari terus meningkat. Bahkan Indonesia menjadi perbincangan
dunia karena capaian vaksinasi tergolong tinggi. “Vaksinasi ini juga dalam
rangka mempercepat herd immunity utamanya di kalangan santri,” katanya.
Dia menambahkan, meski sudah divaksin, para santri
harus tetap patuh protokol kesehatan. Pasalnya itu merupakan salah satu kunci
pencegahan penyebaran.
Ditanya secara terpisah Kapolres Blitar Akbp Adhitya
mengamini apa yang disampaikan Menteri PPN, Polres Blitar terus bersinergi
dengan TNI dan pemerintah kabupaten Blitar terus melakukan percepatan vaksinasi
dengan sasaran warga masyarakat, pelajar termasuk santri diberbagai Ponpes yang
ada di wilayah Kabupaten Blitar.
“Mendukung program percepatan vaksinasi pemerintah,
Polres Blitar juga menggelar gerai vaksin Merdeka untuk mempercepat capaian
herd immunity di lapangan. Bukan hanya warga umum tetapi juga santri dan
pelajar. Termasuk para lansia,” katanya.

Tidak ada komentar