Hukrim Kepolisian Palembang

Kapolres Ogan Ilir Sangat Menyayangkan Belum Adanya Laporan Terkait Kasus Pencabulan di Kampus Unsri

November 20, 2021
0 Komentar
Beranda
Hukrim
Kepolisian
Palembang
Kapolres Ogan Ilir Sangat Menyayangkan Belum Adanya Laporan Terkait Kasus Pencabulan di Kampus Unsri

Teropongtimeindonesia -Indralaya, Sumsel – Kepala Kepolisian Resor Polres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy sangat menyayangkan belum adanya pihak baik dari keluarga korban, BEM KM Unsri maupun pihak Universitas yang membuat laporan polisi terkait kasus asusila pelecehan seksual di lingkup wilayah Kampus Universitas Sriwijaya Indralaya.

“Sangat di sayangkan kita sebagi warga indonesia yang baik tentunya kita akan membantu dan meluruskan,”ucap Yusantiyo dihubungi via telpon. Kamis,(18/11)

Dirinyapun menghimbau agar pihak-pihak terkait agar secepatnya membuat laporan polisi agar kasus tersebut dapat segera di tindak lanjuti.”kalaupun nanti ada kami menghimbau, kepada pihak yang mengetahui kejadian tindak pidana tersebut untuk segera membuat laporan polisi,” pintanya.

Kendati demikian terang Yusantiyo, Pihaknya akan mempelajari kasus pelecehan seksual tersebut apakah ada delik pidananya atau tidak. “Yang pasti kita akan melakukan penyelidikan, apakah kasus tersebut ada delik pidana atau tidak kita akan pelajari terlebih dahulu. Yang pasti tindak pidana itu ada delik aduan maupun delik murni, kalau delik aduan itu beberapa hal harus ada yang di rugikan, sedangkan delik murni tanpa ada pelaporpun kita bisa tindak lanjuti atau memprosesnya,” jelasnya.

Sementara pihak Rektirat Unsri Indralaya ketika dikonfirmasi awak media, semuanya sedang tidak ada di tempat. Melalui staf Humas Unsri Soyo mengatakan bahwa baik Rektor, Wakil Rektor I, II Dan III sedang menghadiri pertemuan atau menyambut kunjungan dengan salah satu Universitas dari luar provinsi.

“Hari ini semuanya menghadiri pertemuan dengan Universitas Singa Berbangsa di Kampus Unsri Bukit Besar Palembang,”terangnya.

Tak sampai disitu, Palembang Pos Mencoba menghubungi Rektor Universitas Sriwijaya Anis Saggaff melalui telepon, akan tetapi tidak mendapatkan tanggapan (sedang tidak aktif).

Edith Fajar

Tidak ada komentar