Seperti pantauan Awak
Media sejumlah warga berjalan kaki di genangan air. Selain yang berjalan,
sejumlah kendaraan pun memaksakan diri melewati genangan air.
Air di jalan raya hanya
setinggi sekitar betis orang dewasa. Tetapi, beberapa rumah yang dekat dengan
tanggul sungai ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
Pengakuan salah satu warga
setempat, Dadang Resmana (53) mengatakan curah hujan sangat tinggi sejak pukul
18.00 WIB kemarin. Baru pada dini hari tadi air kemudian masuk ke rumah warga.
Jam 1-an air tuh masuk ke rumah, ya biasa sedikit-sedikit tahu-tahu sudah setinggi lutut," ucap Dadang
Ia menuturkan, rumahnya
sempat kerendam air setinggi 50 centimeter. Namun, tidak lama pada pukul 10.00
WIB debit air mulai berkurang.
"Alhamdulillah rumah
saya tinggal halamannya aja yang masih kena banjir," ucapnya.
Dirinya menuturkan, banjir
kali ini tergolong kecil. Pasalnya, setiap tahun ketinggian air sering kali
setinggi 1 meter lebih.
"Alhamdulilah tidak
seperti dulu, sudha beberapa kali hujan tidak banjir, baru sekarang lagi
banjir," ucapnya.
Hal senada dituturkan
Samiran (60). Rumahnya masih terendam setinggi 50 centimeter. Dirinya pun
berharap banjir bisa segera teratasi.
Di Kampung Bojong Asih,
banjir merendam permukiman warga sedikitnya 3 RW dengan jumlah rumah yang
terendam kurang lebih sebanyak 100 rumah. Banjir yang merendam permukiman
membuat aktivitas warga sekitar terganggu
"Kami berharap tidak
banjir seperti kemarin kemarin. Semoga banjirnya segera tidak ada,"
ujarnya.
(Uding)
Tidak ada komentar