Teropongtimeindonesia-Jakarta-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengusulkan pembuatan grand design pengembangan kawasan Pusat Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng, Jagakarsa, Jakarta Selatan, agar berfungsi lebih maksimal.
"Ada penugasan yang diberikan Pak Gubernur kepada saya. Pertama Kota Tua, kemudian Pasar Baru dan Setu Babakan ini," katanya, saat menyambangi Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (8/1).
Dari hasil kunjungan kali ini, Rano secara lugas menyampaikan telah melihat berbagai persoalan dan akan menindaklanjuti pembahasan dengan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di Balai Kota DKI Jakarta.
Dari pembahasan awal yang dilakuan, Rano menilai, fungsi dan peran dari Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan ini harus dioptimalkan. Selain menjadi base dari Lembaga Adat Betawi yang akan dibentuk segera, Rano juga mengungkap perlunya pembentukan lembaga pendidikan berbentuk institut khusus tentang Jakarta.
"Harus ada lembaga pendidikan di sini dan kalau sanggar tempat latihan itu sudah ada. Bukan universitas, tapi misal seperti institut tentang Jakarta," tuturnya.
Rano juga mengungkap persoalan infrastruktur yang perlu dibenahi. Termasuk rencana pembangunan sarana transportasi publik berupa monorail hingga ke Setu Babakan untuk mengatasi kemacetan akses menuju kawasan.
Selain melibatkan OPD, Rano mengaku hasil kunjungan hari ini akan dilaporkan kepada Gubernur Pramono Anung. Nantinya, pembangunan akan dilakukan secara bertahap dan terukur sesuai konsep yang akan disepakati.
"Harus dibikin grand design, karena di sini ternyata belum ada. Walau mungkin nanti pembangunannya bertahap, tapi grand design harus kita punya," tandasnya.

Tidak ada komentar